Saturday, April 12, 2014

Sayur Cecek santan tahu putih


Resep ini hasil recook dari sebuah blog masak dengan modifikasi saya sendiri, hehe Berhubung suami juga mau dimasakin masakan ini langsung cuss deh nyoba resep ini.

Bahan:
Cecek (Kulit sapi) kadang ada yang nyebut kikil 250gr
Tahu Putih 5 buah
Cabe Merah 3 Buah
Cabe Hijau 3 Buah
Cabe rawit sesuai selera
Tomat Merah 1 buah
Bawang Merah 8 siung
Bawang putih 4 siung
Lengkuas 2 ruas jari (digeprek)
Daun Salam 3 lembar
Daun Jeruk 3 lembar
Gula pasir secukupnya
Garam secukupnya
santan 200ml
Air secukupnya
Kemiri 3 butir + Merica (dihaluskan)
Minyak goreng sevukupnya

Cara Membuat
1. Iris semua bumbu( Cabe Merah, cabe hijau, cabe rawit, bawang merah, bawang putih)
2. Tumis bumbu yang sudah diiris dan bumbu kemiri+merica yang sudah dihaluskan
3. Masukan lengkuas, daun salam, daun jeruk dan tomat yag telah diiris
4. Setelah bumbu harum masukan cecek lalu aduk aduk sebentar
5. Masukan santan dan tahu, biarkan hingga mendidih.




                               Siap Dihidangkan

Honeymoon to Kendawangan ^_^


Foto tersebut diambil pada saat saya dan suami saya bulan madu di kendawangan sekalian silaturahmi ke rumah nenek dan saudara-saudara suami saya. Yupz, Kendawangan... mungkin ada yang belum tau dimana letak kota kendawangan :-D 
Kendawangan merupakan kota kecil di Kalimantan Barat, dengan luas wilayah 7.120 km2. Untuk menempuh kendawangan bisa melalui jalur udara maupun laut. Karena saya dari cirebon, saya melakukan perjalanan melalui jalur darat dan udara, hohoho. Dari cirebon ke semarang dengan menggunakan kereta api harina, lalu lanjut penerbangan dari bandara Ahmad Yani Semarang. Jika beruntung Anda bisa melakukan penerbangan langsung Semarang-Ketapang, tetapi karena waktu itu saya kurang beruntung makanya harus transit dulu di Pangkalan Bun. 
Dari Kota ketapang ke Kendawangan menggunakan mobil pribadi (dijemput sodara) sekitar 3-4 jam. Akses jalan dari Ketapang-Kendawangan cukup parah, jalanan rusak berlubang. Tetapi saya tidak begitu kaget dengan akses jalan yang seperti itu karena saya pernah bekerja di daerah pedalaman di Sumatera Selatan yang jalan nya hampir sama. Bedanya yaitu saya dibuat tercengang oleh pemandangan di sepanjang jalan. Anda akan disuguhi pemandangan pantai yang indah dan menawan sepanjang jalan Ketapang-Kendawangan. Tentunya pantai pasir putih yang indah,ditambah pemandangan sunset karena saat itu sudah hampir petang. 
Setelah melakukan perjalanan sekitar 3 jam kami sampai di rumah nenek suami saya, kedatangan kami disambut oleh keluarga besarnya, dan ternyata ada ritual khusus sebelum kami masuk rumah yaitu ditaburi dengan beras dan jidat kami ditempel jempol oleh nenek dan kakek kami (katanya menandakan sudah menginjakan tanah di kalimantan) hohoho.
Keluarga suami saya termasuk suku melayu, dari logat bicaranya saya bisa menangkap sedikit demi sedikit (seperti bahasa nya upin-ipin). Di Kendawangan suku mayoritas memang suku melayu selain itu ada juga suku dayak.
Kebiasaan di keluarga kami jika ada keluarga yang baru datang dari jauh maka seluruh anggota keluarga akan datang dan menginap di rumah nenek kami ini (kebayang deh tidurnya seperti pindang) tetapi justru keadaan seperti ini yang membuat saya kagum ternyata kekeluargaan dan kebersamaan keluarga suami saya sangat baik. 
Hari pertama saya dan suami saya jalan-jalan ke pelabuhan kendawangan, penampakan nya seperti ini:


Pemandangan pelabuhan dihiasi oleh kapal-kapal dan perahu nelayan. 


Sore hari nya kami mendatangi Pantai sisik di kendawangan, berikut foto-fotonya..



Pantainya cukup tenang, tidak nampak ombak-ombak besar seperti pantai-pantai pada umumnya. selain itu banyak anak-anak yang balap motor di pinggir pantai. :-D
Esok harinya kami harus kembali ke ketapang karena cuti suami saya hanya sebentar. Kami menginap satu malam di Ketapang di rumah salah satu saudara.Di Ketapang kami diajak jalan-jalan ke tempat ini:


Bangunan rumah adat melayu



Yuhuuu, itulah sekelumit perjalanan pertma saya di tanah borneo. Semoga suatu saat bisa kembali lagi kesana. ^_^